page view stat

Ancaman Dan Pengendalian Dalam Siklus Pendapatan


.


Proses/aktivitas
Ancaman
Prosedur pengendalian yang dapat diterapkan.
Entri pesanan penjualan

1.       Pesanan pelanggan yang tidak lengkap dan tidak akurat
Pemeriksaan edit entri data
2.       Penjualan secara kredit ke pelanggan yang memiliki catatan kredit yang buruk
Persetujuan kredit oleh manajer bagian kredit bukan oleh fungsi penjualan.

Catatan yg akurat atas saldo rekening pelanggan.
3.       Legitimasi Pesanan
Ttd diatas dokumen kertas, ttd digital dan sertifikat digital.
4.       Habisnya persediaan, biaya penggudangan, dan pengurangan harga
System pengendalian persediaan.
Pengiriman
5.       Kesalahan pengiriman : barang dagang, jumlah barang dan alamat yg salah
Rekonsiliasi pesanan penjualan dengan kartu pengambilan dan slip pengepakan
6.       Pencurian persediaan
Batasi akses fisik ke persediaan.
Penagihan dan Piutang Usaha
7.       Kegagalan untuk menagih pelanggan.
Pemisahan fungsi pengiriman dan penagihan
8.       Kesalahan dalam penagihan
Pengendalian edit entri data daftar harga
9.       Kesalahan memasukkan data dalam memperbaharui piutang
Rekonsilisasi buku pembantu piutang usaha dengan buku besar: laporan bulanan ke pelanggan
Penagihan kas
10.   Pencurian kas
Pemisahan tugas, minimalisasi penanganan kas, kesepakatan lock box, konfirmasikan pengesahan dan penyimpanan semua penerimaan rekonsiliasi periodic laporan bank dengan catatan seseorang yang tidak terlibat dalam pemrosesan penerimaan kas.
Masalah-masalah pengendalian umum
11.   Kehilangan data
Prosedur cadangan dan pemulihan dari bencana; pengendalian akses (secara fisik dan logis)

12.   Kinerja yang buruk
Persiapan dan tinjauan laporan kinerja.

Contoh Transaksi Bank Syariah


.


BANK SYARIAH


Contoh kasus transaksi pada Bank Ridhi Syariah pada bulan Januari 2012 :
01 Januari 2012      Bpk. Niko membuka tabungan di Bank Ridhi syariah dengan setoran awal Rp 5.000.000
01 Januari 2012             Ny. Ani Mengambil Uang tunai dari tabungannya sebesar Rp 1.000.000
02 Januari 2012     Diterima setoran tunai pembukaan giro wadiah atas nama Qohar sebesar Rp 20.000.000
03 Januari 2012            Seorang petani memerlukan dana Rp 2.000.000 untuk mengolah sawahnya seluas 1 hektar. Ia mengajukan ke BRS untuk melakukan akad bai-salam. Setelah diteliti BRS menyeutujuinya, BRS akan membeli gabah jenis IR dari petani dalam jangka waktu 4 bulan sebanyak 2 ton dengan harga Rp 2.000.000 dan pada saat jatuh tempo petani harus menyetorkan gabah yang dimaksud. Jika bank tidak membutuhkan gabah untuk keperluan sendiri maka bank dapat menjual kepada pihak lain atau meminta petani mencarikan pembelinya dengan harga yang lebih tinggi Rp 1.200.000/ton.
03 January 2012            Nona Dini melakukan setoran tunai sebesar Rp 1.500.000
04 January 2012     Tn. Qohar menyerahkan aplikasi transfer untuk dilakukan pemindahbukuan dari rekening giro Rp 5.000.000 untuk dibuatkan deposito dengan nisbah 65:35
04 January 2012     Tn Qohar melakukan transfer ke rekening atas nama Tn. Adam di BRS cabang Surabaya sebesar Rp 10.000.000
05 January 2012          Ny Ani melakukan setoran tunai RP 2.000.000
05 January 2012       Bpk. Kiki ingin membeli sebuah motor, ia datang ke BRS dan mengajukan permohonan agar BRS dapat membelikan motor tersebut. Setelah diteliti dan dinyatakan dapat diberikan, bank memberikan motor tersebut kepada nasabah dengan system mudhorabah. Jika harga motor Rp 13.500.000 dan bank ingin mendapat keuntungan Rp 750.000 selama 2 tahun pembayaran. Harga yang ditetapkan adalah Rp 14.250.000 dan nasabah dapat mencicil pembayaran tersebut Rp 593.750
06 January 2012          BRS melakukan kerjasama bisnis dengan Ibu Yunita seorang pedagang baju di Pasar Baru Jakarta. Dalam melakukan kerja sama tersebut bank menggunakan akad Mudharobah dimana BRS sebagai pemilik modal dan Ibu Yunita sebagai pengelola dana. BRS memberikan modal kepada Yunita sebesar Rp 10.000.000 sebagai modal usaha pada tanggal 06 January 2012 dan berakhir tanggal 06 Maret 2012 dengn nisbah bagi hasil 75 : 25
06 January 2012          Bpk Niko melakukan setoran tunai Rp 3.000.000
07 January 2012          Tn. Agus menerima transfer dari adiknya sebesar Rp 5.000.000
08 January 2012          Dini melakukan penarikan tunai Rp 500.000
08 January 2012          Tn Agus melakukan penarikan tunai Rp 1.000.000
09 January 2012        PT. Maju mengikat dengan akad istishna dengan BRS pada 9 January 2012, untuk memperoleh sebuah rumah kantor dengan nilai akad Rp 500.000.000. Biaya pembuatan rukan yang dibutuhkan oleh PT. Maju adalah Rp 400.000.000.  Biaya Pra akad ditanggung BRS sebesar Rp 1.000.000
10 January 2012        BRS mengikat akad istishna parallel dengan kontraktor u/ membangun Rukan yang dibutuhkan oleh BRS
11 January 2012           Ny. Ani melakukan setoran tunai Rp 5.000.000
11 January 2012           Tn. Qohar melakukan setoran giro sebesar Rp 7.000.000
12 January 2012         Bpk. Usman adalah seorang pengusaha yang akan melakukan suatu proyek. Usaha tersebut memerlukan dana Rp 1.000.000 ternyata dihitung, pak usman hanya memiliki Rp 50.000.000 / 50% dari modal yang diperlukan. Bapak usman kemudian datang ke BRS untuk mengajukan pembiayaandengan skema musyarakah. Dalam hal ini, kebutuhan terhadap modal adalah Rp 100.000.000 dipenuhi dari nasabah dan 50% dari BRS 50%.




TUGAS 4


.


Bab Perencanaan dan Kendali Manajemen
1. Sebutkan 4 dimensi utama pembuatan model usaha
Jawab :
  1. mengidentifikasi faktor-faktor utama yang relevan terhadap kemajuan perusahaan di masa depan.
  2. merumuskan teknik yang memadai untuk meramalkan perkembangan masa depan dan menganalisis kemampuan perusahaan untuk menyesuaikan diri atau memanfaatkan perkembangan tersebut.
  3. mengembangkan sumber-sumber data untuk mendukung pilihan-pilihan strategis.
  4. mentranslasikan pilihan-pilihan tertentu menjadi serangkaian tindakan yang spesifikasi.
2. Sebutkan 3 bidang pengukuran adaptasi oleh perusahaan multinasional atas model perencanaan investasi tradisional ?
Jawab :
  (1) menentukan pengembalian yang relevan untuk investasi multinasional, 
  (2) mengukur ekspektasi arus kas, 
  (3) menghitung biaya modal perusahaan multinasional. 

Bab Manajemen Resiko Keuangan
1. Sebutkan 4 manajemen resiko dalam dunia kurs mengambang
 Jawab :
  a. Antisipasi pergerakan kurs
  b. pengukuran kurs valuta asing yang dihadapi perusahaan
  c.  perancangan strategi perlindungan  yang memadai
  d. pembuatan pengendalian resiko manajemen.

2. Sebutkan pengertian neraca perdagangan dan neraca pembayaran
Jawab :
Neraca pembayaran merupakan suatu ikhtisar yang meringkas transaksi-transaksi antara penduduk suatu negara dengan penduduk.
Neraca yang menggambarkan nilai dari transaksi ekspor dan impor barang suatu negara dalam perdagangan  

Bab Penetapan Harga Transfer dan Perpajakan Internasional
1. Sebutkan dan jelaskan macam2 Pajak

Pajak-pajak Pusat yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak meliputi :
a. Pajak Penghasilan 
==> adalah pajak yang dikenakan kepada orang pribadi atau badan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dalam suatu tahun pajak.
b.  Pajak Penjualan atas Barang Mewah ( PPn BM )
==> selain dikenakan PPn atas barang-barang kena pajak tertentu yang tergolong mewah, juga dikenakan PPn BM
c. Bea Materai
==> Pajak yang dikenakan atas dokumen, seperti surat perjanjian, akta notaris, serta kwitansi pembayaran, surat berharga, dan efek, yang memuat jumlah uang atau nominal diatas jumlah tertentu sesuai dengan ketentuan.
d. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
==> Pajak yang dikenakan atas kepemilikan atau pemanfaatan tanah dan atau bangunan.
e. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
==> pajak yang dikenakan atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan. BPHTB dikelola oleh pemerintah pusat namun realisasi penerimaan BPHTB seluruhnya diserahkan kepada pemerintah daerah baik propinsi maupun kabupaten/kota sesuai dengan ketentuan.


Pajak-pajak yang dipungut oleh Pemerintah Daerah baik Propinsi maupun Kabupaten/Kota antara lain meliputi :

1. Pajak Propinsi
a. Pajak Kendaraan Bermotor dan Kendaraan di Atas Air;
b. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Kendaraan di Atas Air;
c. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bemotor;
d. Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Bawah Tanah dan Air Permukaan.

2. Pajak Kabupaten/Kota
a. Pajak Hotel;
b.
Pajak Restoran;
c. Pajak Hiburan;
d. Pajak Reklame;
e. Pajak Penerangan Jalan;
f. Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C;
g. Pajak Parkir.



TUGAS 3


.

1.      Sebutkan perbedaan perubahan harga umum dan perubahan harga spesifik ?

a. Perubahan harga umum terjadi apabila secara rata-rata harga seluruh barang dan jasa dalam suatu perekonomian mengalami perubahan. Unit-unit moneter memperoleh keuntungan atau mengalami kerugian daya beli. Kenaikan harga secara keseluruhan disebut sebagai inflasi (inflation), sedangkan penurunan harga disebut sebagai deflasi (deflation).
b.  Perubahan harga spesifik mengacu pada perubahan dalam harga barang atau jasa tertentu yang disebabkan oleh perubahan dalam permintaan dan penawaran. Tingkat harga yang stabil menjadi prioritas nasional bagi banyak negara di dunia. Meskipun perubahan harga terjadi diseluruh dunia, pengaruh terhadap pelaporan bisnis dan keuangan berbeda-beda dari satu negara ke negara lain.


2.      Apa yang harus diungkapkan suatu perusahaan yang melakukan pelaporan ?

Salah satu tujuan utama pelaporan keuangan adalah memasok informasi untuk pengambilan keputusan. Untuk itu dibutuhkan pengungkapan data keuangan dan informasi relevan lainnya dengan cara yang tepat. Berikut beberapa hal yang penting berkaitan dengan tentang pengungkapan informasi keuangan :
·         Tentang pada siapa informasi diungkapkan
·         Tentang tujuan informasi
·         Tentang seberapa banyak informasi yang harus diungkapkan
·         Tentang bagaimana informasi diungkapkan
·         Tentang waktu pengungkapan informasi


3.      Sebutkan manfaat GAAP Global yang terharmonisasi ?

a. Pasar modal menjadi global dan modal investasi dapat bergerak di seluruh dunia tanpa hambatan berarti. Standar pelaporan keuangan berkualitas tinggi yang digunakan secara konsisten di seluruh dunia akan memperbaiki efisiensi alokasi modal.
b. Investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik; portofolio akan lebih beragam dan resiko keuangan berkurang.
c. Perusahaan – perusahaan dapat memperbaiki proses pengambilan keputusan strategi dalam bidang merger dan akuisisi
d. Gagasan terbaik yang timbul dari aktivitas pembuatan standar dapat disebarkan dalam mengembangkan standar global yang berkualitas tertinggi


4.      Sebutkan faktor-faktor yang menpengaruhi tahap analisis usaha (Analisis, usaha, akuntansi, keuangan , prospektif) ?

# Akses Informasi
Sumber informasi yang berharga yaitu 1. Publikasi pemerintah, 2. Organisasi riset ekonomi, 3. Organisasi internasional seperti perserikatan bangsa-bangsa, 4. Organisasi akuntansi, audit dan pasar surat berharga
# Ketetapan waktu informasi
Ketepatan waktu laporan keuangan, laporan tahunan, laporan kepada pihak regulator, dan siaran pers yang menyangkut laporan akuntansi berbeda ditiap negara. Pelaporan tiap kuartal merupakan praktek yang lazim dilakukan di Amerika Serikat, sedangkan ditempat lain masih jarang dilakukan. Jangka waktu pelaporan keuangan juga dapat diestimasi dengan membandingkan akhir tahun fiskal sebuah perusahaan dengan tanggal laporan audinya. Tanggal terakhir ini dianggap sebagai tanggal indikasi kapan informasi keuangan perusahaan pertama kali tersedia untuk masyarakat umum.
# Hambatan bahasa dan terminologi
Perbedaan bahasa antarnegara dapat menimbulkan hambatan informasi bagi para pengguna laporan keuangan.
# Masalah mata uang asing
Akun – akun yang berdenominasi dalam mata uang asing membuat para analisis menghadapi dua jenis permasalahan. Yang pertama berkaitan dengan kemudahan pembaca, yang kedua menyangkut isi informasi.
# Perbedaan dalam jenis dan format laporan keuangan.
Format neraca dan laporan laba rugi berbeda – beda di setiap negara.





Penerimaan dari Minyak Habis Untuk Subsidi


.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerimaan negara dari minyak nasional selama ini habis untuk subsidi harga bahan bakar minyak. Padahal penerimaan migas itu seharusnya dapat digunakan untuk membangun infrastruktur dan mengentaskan kemiskinan.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Widjajono Partowidagdo, memaparkan hal itu, dalam keterangan tertulis, Minggu (8/4/2012), di Jakarta.

Asumsinya, produksi minyak 930.000 barrel per hari dan harga minyak 105 dollar AS per barrel dengan kurs Rp 9.000 per dollar. Hal ini berarti pendapatan pemerintah mencapai Rp 205 triliun.

Sementara subsidi BBM dengan asumsi harga BBM naik Rp 1.500 per liter untuk harga minyak dan 105 dollar AS per barrel adalah Rp 137 triliun. Kalau hatga BBM tidak naik, maka subsidinya Rp 178 triliun.

"Dengan subsidi listrik Rp 60 triliun akibat naiknya harga BBM, maka seluruh pendapatan pemerintah dari minyak hampir habis, hanya sisa Rp 8 triliun, untuk subsidi harga BBM apabila harga BBM dinaikkan Rp 1.500 per liter. Tetapi jika harga minyak dinaikkan, maka akan kurang Rp 33 triliun," ujarnya.

Asumsi harga minyak 90 dollar AS (APBN 2012) butuh subsidi Rp 123 trilyun. "Artinya kenaikan harga minyak 15 dollar AS per barrel mengakibatkan kenaikan subsidi Rp 55 trilyun atau setiap kenaikan harga minyak 1 dollar AS per barrel mengakibatkan defisit Rp 3,67 trilyun.

" Bayangkan kalau harga minyak naik 25 dollar AS per barrel atau lebih," kata dia. Untuk itu pengurangan subsidi BBM perlu dilakukan agar penerimaan migas bisa dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan.

Tawon Garuda


.


JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kecolongan dalam publikasi spesies serangga baru, Megalara garuda. Publikasi hasil kerjasama riset antara LIPI dengan University of California, Davis itu tidak menyertakan nama peneliti serangga LIPI, Rosichon Ubaidillah yang sebenarnya terlibat penelitian.

Rosichon saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/4/2012), mengatakan, "Ini kita betul-betul kecolongan. Saya dan kita dari LIPI betul-betul kecewa dan marah juga."

Terkait dengan peristiwa ini, Rosichon mengatakan bahwa Indonesia tidak boleh merugi lagi. "Sekarang yang paling penting, spesimen yang digunakan untuk identifikasi itu harus dikembalikan ke Indonesia. Sampai sekarang belum ada," ungkap Rosichon.

Spesimen yang dipakai untuk identifikasi (holotype) harus menjadi salah satu koleksi yang menambah kekayaan koleksi di Museum Zoologi Bogor. Koleksi spesimen sangat berguna bagi penelitian taksonomi selanjutnya, sebagai bahan pembanding untuk menemukan spesies baru lainnya.

University of California Davis saat ini memiliki ratusan ribu spesies serangga. Lynn S Kimsey, peneliti yang terlibat dalam penemuan Megalara garuda sudah menemukan 300 spesies baru.

Sebagai perbandingan, Museum Zoologi Bogor masih belum mampu menjadi representasi keanekaragaman hayati Indonesia. Masih banyak spesies asal Indonesia yang disimpan di Eropa, bahkan Singapura.

Terkait permintaan Rosichon untuk mengembalikan holotype Megalara garuda ke Indonesia, Wakil Kepala LIPI, Endang Sukara, mengatakan hal itu harus dilakukan.

"Spesimen itu kan milik kita. Kalau kita minta ya mereka (UC Davis) harus manut," kata Endang saat dihubungi, Rabu (4/4/2012).

Endang mengatakan bahwa LIPI akan mempelajari kasus ini. Menurutnya, mengikutsertakan nama peneliti Indonesia, jika memang terlibat riset, adalah suatu keharusan dan bagian dari etika.

Jika terbukti melanggar etika, maka LIPI akan menyurati University of California, Davis, terkait hal ini.


Hipotesis Baru Pembentukan Bumi


.

CANBERRA, KOMPAS.com — Ian Campbell dan Hugh O'Neill dari Australia National University (ANU) mengemukakan bahwa Bumi terbentuk dari mekanisme yang berbeda dari yang dipercaya saat ini.

Hasil penelitian mereka menantang teori bahwa Bumi terbentuk dari material yang sama dengan Matahari. Dengan demikian, Bumi punya komposisi chondrit.

Chondrit adalah meteorit yang terbentuk di nebula yang mengelilingi Matahari 4,6 miliar tahun lalu. Meteorit ini berharga karena punya hubungan langsung dengan material awal Tata Surya.

"Selama puluhan tahun, diasumsikan bahwa Bumi memiliki komposisi yang sama dengan Matahari, selama elemen paling volatil seperti hidrogen dikecualikan," ungkap O'Neill.

Teori itu didasarkan pada pandangan bahwa semua benda di Tata Surya memiliki komposisi yang sama. Karena Matahari menyusun 99 Tata Surya, maka penyusun benda di Tata Surya pada dasarnya material Matahari.

Menurut Campbell dan O'Neill, Bumi terbentuk dari tumbukan benda serupa planet yang berukuran lebih besar. Benda angkasa tersebut sudah cukup masif dan memiliki lapisan luar.

Pandangan tersebut didukung oleh hasil penelitian Campbell selama 20 tahun di kolom batuan panas yang muncul dari lapisan dalam Bumi, disebut pluma mantel.

Berdasarkan penelitiannya, Campbell tak menemukan unsur seperti Uranium dan Thorium yang diduga memberi petunjuk bahwa Bumi tercipta dari material chondrit.

"Pluma mantel tidak melepaskan panas yang cukup yang mendukung adanya reservoir ini. Konsekuensinya, Bumi tidak memiliki komposisi yang sama dengan chondrit atau Matahari," ungkap Campbell.

Lapisan luar Bumi purba, kata Campbell seperti dikutip Universe Today, Jumat (30/3/2012), memiliki unsur yang menghasilkan panas yang berasal dari tumbukan dengan planet lain.

"Ini menghasilkan Bumi yang memiliki lebih sedikit unsur yang menghasilkan panas dibandingkan meteorit chondrit, yang menerangkan mengapa Bumi tak memiliki komposisi yang sama," jelas O'Neill.

Hasil penelitian Campbell dan O'Neill dipublikasikan di jurnal Nature, Kamis (29/3/2012).